Mengapa Saddam Hussein Memerintahkan Pasukannya Untuk Mengubur Peralatan Perangnya?


Mengapa Saddam Hussein Memerintahkan Pasukannya Untuk Mengubur Peralatan Perangnya?

Koleksi pribadi

Sebelum Amerika Serikat menginvasi tahun 2003, kekuatan angkatan perang Irak berada pada posisi ke tiga atau empat di dunia, setelah Amerika Serikat, Rusia dan Tiongkok. Dengan posisi seperti itu, semestinya Irak tidak akan dengan mudah ditekuk oleh Amerika.

Referensi pihak ketiga

Tentara Amerika Serikat hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hari untuk menguasai keseluruhan wilayah Irak, dan melucuti semua persenjataan para tentaranya. Saddam Hussein melarikan diri hanya dalam hitungan hari. Setelah bersembunyi 9 bulan, dia akhirnya bisa ditangkap dan diadili, untuk kemudian dijatuhi hukuman mati di tiang gantungan.

Referensi pihak ketiga

Menjadi sebuah pertanyaan besar, mengapa Irak tidak mengerahkan kekuatan persenjataan darat, laut dan udara yang dimilikinya itu untuk melawan serbuan tentara Amerika?

Referensi pihak ketiga

Sebelum tentara Amerika masuk ke Irak, ternyata Inggris telah melakukan penyerbuan pendahuluan. Sejumlah pesawat tempur yang tampak parkir di beberapa wilayah Irak, dihancurkan. Irak memang dalam kondisi keuangan yang parah. Hal itu menyebabkan mereka tidak mampu menanggung beban operasional atas peralatan perang itu.

Referensi pihak ketiga

Karena Inggris mulai menyerang, Presiden Saddam Hussein memerintahkan para tentaranya untuk mengubur peralatan tempur yang masih ada. Itu sebabnya, setelah seluruh pasukan Irak takluk, tentara Amerika menemukan sejumlah pesawat yang dipendam di dalam gurun pasir.