Merinding, Peneliti dari Australia Ini Temukan Ancaman Besar di Bawah Laut Indonesia!


Merinding, Peneliti dari Australia Ini Temukan Ancaman Besar di Bawah Laut Indonesia!

Referensi pihak ketiga

Seorang ahli geologi kelautan di Universitas California bernama Andrew Fisher pernah berkata kepada NBC News bahwa mereka, peneliti lainnya, dan bahkan masayarakat sipil memiliki peta mars, venus, dan bulan secara rinci daripada peta dasar laut. Hal tersebut karena planet lainnya mudah dipetakan dengan satelit.

Ternyata tempat yang kita diami ini sangat sulit untuk dipetakan karena lapisan air menjadi penghalang untuk memetakan dasar laut. Satu-satunya cara adalah memetakan secara manual menggunakan kapal.

Menurut data dari National Oceanic and Atmospheric Administration lebih dari 80 persen lautan masih belum dipetakan dan dijelajahi.

Jadi bumi kita ini masih menyimpan begitu banyak misteri.

Referensi pihak ketiga

Baru-baru ini para ilmuwan baru mengungkap satu misteri berupa temuan rantaian gunung api besar di bawah laut dekat pulau Tasmania.

Dilansir dari nbcnews.com (07/11/2018) rantaian gunung berapi besar di bawah laut baru saja ditemukan di lepas pantai timur Australia yaitu dekat pulau Tasmania.

Para ilmuwan dalam ekspedisi ini menyebut temuannya ini dengan dunia yang hilang.

Rantaian gunung berapi besar di bawah laut ini memiliki tinggi melebihi gedung-gedung pencakar langit.

Referensi pihak ketiga

Menurut Tara Martin merupakan seorang peneliti dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) Australia menyatakan rantai gunung berapi bawah laut ini memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda.