Ya'juj dan Ma'juj Sudah Muncul! Tembok Besar Cina adalah Tembok Raja Zulkarnain?


Ya'juj dan Ma'juj Sudah Muncul! Tembok Besar Cina adalah Tembok Raja Zulkarnain?

Referensi pihak ketiga

Sudah sejak lama menjadi perdebatan tentang sosok “kaum yang dinanti”, bernama Ya’juj dan Ma’juj. Kemunculannya selalu ditunggu, bukan karena akan membawa kebaikan, melainkan bencana yang akan dibawa olehnya.

Referensi pihak ketiga

Ya’juj dan Ma’juj (dalam Bahasa Arab: Yaʾjūj wa-Maʾjūj; Ibrani: Gog dan Magog) adalah dua suku yang dikisahkan akan muncul pada akhir zaman. Mereka dianggap memiliki kekuatan sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka Bumi, dan mereka diyakini akan berperang melawan Nabi Isa as beserta pengikutnya di bukit Thursina pada akhir zaman. Kemunculan kaum ini merupakan salah satu tanda besar kiamat menurut keyakinan umat Islam.

https://youtu.be/lXUpf_3VUos

Lebih jauh lagi, seorang ustadz kondang, Ust. Abdul Somad atau biasa dipanggil UAS meyakini bahwa Ya’juj dan Ma’juj sudah keluar dari “persembunyiannya”.

Sampai hari ini, kaum yang disebut dengan Ya’juj dan Ma’juj masih menimbulkan tanda tanya. Ada yang meyakini mereka adalah masih satu keturunan dengan Nabi Adam as, lebih tepatnya keturunan dari Yafits bin Nuh as. Ada juga yang menyebut mereka berasal dari bangsa Tartar, Mongol, Cina, dan sebagainya. Ada juga yang menganggap Ya’juj dan Ma’juj adalah nenek moyang bangsa Turki. Yang pasti, kisah tentang bangsa perusak ini terdapat dalam ajaran agama Yahudi, dan juga termaktub dalam Kitab Kejadian umat Kristen, juga disebutkan dalam Al-Qur’an dan beberapa hadis Nabi Muhammad saw.

Referensi pihak ketiga

Dalam Al-Qur’an dikisahkan bagaimana Raja Zulkarnain membuat “tembok pemisah” diantara gunung-gunung untuk melindungi sebuah kaum yang tertindas dan lemah dari serangan Ya’juj dan Ma’juj.

Banyak orang bertanya-tanya dimanakah posisi dinding atau tembok pembatas yang dibuat oleh Raja Zulkarnain itu?

Seperti dikutip dari republika.co.id (16/02/2017), seorang penulis dan peneliti Tembok Zulkarnain bernama Syekh Hamdi bin Hamzah Abu Zaid, meyakini bahwa tembok yang pernah dibangun oleh Raja Zulkarnain di masa lalu adalah tembok raksasa sepanjang 6.000 km yang sekarang berada di Cina, kita mengenalnya sebagai Tembok Besar Cina. Keyakinannya itu dituangkan dalam sebuah buku yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul “Mengungkap Misteri Perjalanan Dzulkarnain ke Cina: Munculnya Ya’juj dan Ma’juj di Asia”.

Referensi pihak ketiga

Dalam bukunya itu, Syekh Hamdi sangat yakin dan tanpa ragu menyatakan bahwa Tembok Cina adalah tembok yang dibangun oleh Zulkarnain di masa lalu. Ia kemudian menyebutkan secara detail penelitian dan bukti-buktinya.